Don't Miss

Florentino Perez Sudah Pecat 10 Pelatih Dalam 12 Tahun Terakhir

Majalah bola – 12 tahun menjadi presiden Real Madrid, Florentino Perez sudah memecat 10 pelatih. Teranyar, Rafael Benitez menjadi korban.

Benitez dipecat setelah hanya tujuh bulan menjadi pelatih di awal musim menggantikan Carlo Ancelotti. Jika dilihat dari posisi saat ini, sebenarnya performa Madrid tidak buruk.

Los Blancos berada di peringkat tiga klasemen La Liga dan hanya selisih empat poin dari Atletico Madrid di puncak klasemen. Mereka juga lolos ke babak 16 besar Liga Champions.

Tapi, Perez punya pertimbangan sendiri. Mungkin ada tekanan dari fans Madrid yang memang banyak tak menyukai Benitez. Pria asal Spanyol itu selalu menjadi target cemoohan di Santigao Bernabeu.

Perez menjadi presiden Madrid tahun 2000. Ia pernah mundur dari jabatan tersebut tahun 2006 dan kembali terpilih sebagai presiden tahun 2009. Selama 12 tahun berkuasa di Madrid, ia sudah memecat 10 pelatih. Korban pertama Perez adalah Vicente del Bosque tahun 2003 meski sebelumnya membawa Madrid memenangkan La Liga dan menjuarai Liga Champions dua kali.

Del Bosque digantikan Carlos Queiroz, yang ditarik dari Manchester United. Ketika itu Queiroz adalah asisten Sir Alex Ferguson. Pria asal Portugal punya skuad luar biasa di Madrid dan dalam jalur tepat untuk meraih treble winners. Madrid sempat memimpin klasemen unggul enam poin, masuk final Piala Raja, dan lolos ke perempatfinal Liga Champions.

Tapi, di akhir musim Madrid harus puas hampa gelar. Mereka disalip Valencia di La Liga, dikalahkan Real Zaragoza di final Piala Raja, dan tunduk dari AS Monaco dengan agrevitas gol tandang. Pahitnya, gol Monaco dicetak Fernando Morientes, pemain Madrid yang dipinjamkan ke klub asal Prancis tersebut.

Queiroz hanya bersama selama 273 hari sebelum akhirnya dipecat. Penggantinya adalah Jose Antonio Camacho, yang ironisnya hanya bertahan selama satu bulan. Mariano Garcia Remon ditunjuk sebagai pelatih tim interim dan hanya bertahan empat bulan setelah Los Merengues menunjuk pelatih Brasil, Vanderlei Luxemburgo yang mengakhiri musim tanpa gelar. Ia dipecat di pertengahan musim berikutnya dan digantikan oleh Juan Ramon Lopoez Caro.

Caro memimpin Madrid saat menghadapi laga Liga Champions melawan Olympiakos dimana El Real kalah. Ia tak lagi dipakai Madrid. Di awal musim, posisinya digantikan Fabio Capello. Itu adalah tahun terakhir Perez menjabat presiden Madrid di tahun 2006 karena mengundurkan diri.

Tahun 2009, Perez kembali maju mencalonkan menjadi presiden Madrid. Ia berhasil terpilih lagi karena tak ada kandidat lain yang maju. Ia langsung menunjuk Manuel Pellegrini sebagai pelatih Madrid. Torehan pelatih asal  Cile luar biasa dengan mengakhiri musim mencetak 102 gol, tapi gagal menjuarai La Liga disalip Barcelona. Perez kembali melakukan pemecatan kepada pelatih yang ditunjuknya di awal musim.

Perez berusaha membujuk Jose Mourinho di tahun 2010 dimana pria asal Portugal baru saja membawa Inter Milan meraih treble winners. Bujukannya berhasil dan The Special One akhirnya berlabuh di Bernabeu. Tiga musim di bawah asuhan Mourinho, Madrid memenangkan Piala Raja, dan La Liga serta melaju ke semifinal Liga Champions di setiap musimnya.

Tapi, itu tak cukup untuk Perez karena ia menargetkan juara Liga Champions, trofi yang sudah lama tak digenggam Madrid. Mourinho akhirnya dipecat di tahun 2013 dan digantikan Carlo Ancelotti. Di musim perdananya, Don Carlo sukses mewujudkan impian meraih trofi La Decima atau trofi  Liga Champions ke-10. Selain itu, Madrid juga memenangkan Piala Raja.

Di musim keduanya, Ancelotti harus rela mengepak kopernya dari Madrid karena gagal mempersembahkan satu pun gelar. Perez menunjuk Rafael Benitez yang tampil baik saat menukangi Napoli. Tapi, Benitez hanya bertahan tujuh bulan. Perez mendepaknya dan menggantinya dengan pelatih Real MAdrid Castilla, Zinedine Zidane.

agen bola