Don't Miss

2015 Jadi Tahun Yang Menyedihkan Bagi Para Legenda Sepak Bola

Bolaviking.com – 2015 jadi tahun yang menyedihkan bagi para legenda sepak bola. Bagaimana tidak, banyak pemain yang sudah lebih dari belasan bahkan puluhan tahun membela salah satu klub hingga menjadi ikon, harus terdepak dari klubnya sendiri.

Ya, mulai dari Iker Casillas sampai Steven Gerrard, para legenda hidup klub ini harus memulai karier di klub baru. Lalu siapa saja legenda klub yang berpisah dengan klubnya? Berikut ini kami berikan daftar dan ulasannya:

 1. Petr Cech (Chelsea 11 Tahun, 2004-2015)

Cech dibeli oleh Chelsea pada tahun 2004 oleh manajer saat itu, Claudio Ranieri dari klub Perancis, Rennes seharga 7 juta poundsterling. Cech yang mendapatkan kontrak berdurasi empat tahun kala itu langsung menjadi kiper termahal dalam sejarah The Blues.

Awalnya Cech pun masih bermain dibawah bayang-bayang kiper utama Chelsea saat itu, Carlo Cudicini. Namun cedera yang membekap kiper Italia tersebut menjadi berkah tersendiri bagi Cech untuk tampil dan mulai mencuri posisi kiper utama. Hingga saat itu posisinya dibawah mistar gawang Chelsea tidak tergantikan. Ia pun sukses membantu Chelsea meraih empat gelar Premier League, empat FA Cup, tiga piala liga, dua community shield, satu gelar Liga Champions dan Europa League.

Kini Cech siap untuk membantu Arsenal bersaing di Premier League musim depan. Bersama The Gunners, ia pun kembali tercatat menjadi kiper termahal diatas 32 tahun yang dibeli diatas 10 juta poundsterling.

2. Bastian Schweinsteiger (Bayern Munchen 17 Tahun, 1998 – 2015)

Schweinsteiger mendapatkan kontrak pertamanya sebagai pemain muda Bayern Munich ada tahun 1998, saat itu Schweinsteiger bukan hanya pemain bola tapi juga atlet ski yang cukup handal. Namun akhirnya ia memilih karier sebagai pemain sepak bola.

Di awal kariernya, ia juga sempat dipasang sebagai bek kiri, lalu kemudian maju sebagai pemain sayap kiri hingga saat ini posisinya kembali berubah menjadi gelandang tengah. Bersama tim senior Bayern, pria yang akrab disapa Schweini ini sudah tampil sebanyak 342 kali dengan mencatatkan 45 gol. Ia pun sukses mengantarkan timnya meraih delapan gelar Bundesliga, tujuh gelar DFB Pokal, satu gelar Liga Champions, satu gelar UEFA Super Cup dan satu gelar Piala Dunia antar Klub.

Di level internasional, Schweini juga sukses meraih Piala Dunia bersama Jerman pada tahun 2014 lalu. Saat ini Schweinsteiger pun resmi menjadi pemain Manchester United setelah ditebus oleh pelatih Louis Van Gaal.

3. Xavi Hernandez (Barcelona 24 Tahun, 1991 – 2015)

Xavi masuk ke akademi La Masia saat usianya masih 11 tahun. Pada tahun 1998 ia mengawali debut pertamanya untuk Barcelona saat menghadapi Real Mallorca. Sejak saat itu ia sudah tampil sebanyak 700 kali untuk Blaugrana dan mencetak 82 gol. Sebagai gelandang, Xavi juga telah mencatatkan lebih dari 180 umpan untuk lebih dari 50 pemain sepanjang kariernya di Barcelona.

Selain itu Xavi juga dikenal sebagai pemain yang sangat erat hubungannya dengan gaya bermain tiki-taka, pemain internasional Spanyol ini merupakan pemain yang paling mengerti betul untuk melepas umpan pendek yang membuat tim lawan kewalahan mengejarnya. Xavi adalah arwah tiki-taka. Kemampuan olah bolanya juga sudah  membuatnya membantu Barcelona untuk menjadi juara La Liga sebanyak delapan kali, Copa del Rey sebanyak tiga kali, Super Copa de Espana sebanyak enam kali dan empat gelar Liga Champions.

Xavi juga menjadi bagian penting Spanyol merajai kompetisi Euro pada tahun 2008 dan PIala Dunia 2010 dimana keduanya Spanyol berhasil menjadi juara. Di penghujung kariernya, ia pun pindah ke klub Uni Emirat Arab, Al Sadd.

4. Iker Casillas (Real Madrid 25 tahun, 1990 – 2015)

Pada tahun 1990, seorang pria bernama Iker Casillas mengawali kariernya bersama tim raksasa Real Madrid. Setelah mendapat promosi ke tim utama pada tahun 1999, ia pun terus berada di Real Madrid selama 16 tahun dan belakangan ia memimpin tim sebagai kapten.

Kariernya bersama Real Madrid pun termasuk cemerlang, buktinya ia berhasil membantu Madrid meraih lima gelar La Liga, dua Copa Del Rey, empat Super Copa dan tiga gelar Liga Champions. Casillas juga menjadi bagian penting saat La Roja meraih sukses pada tahun 2008 di ajang Euro dan melanjutkan dominasinya di Piala Dunia 2010.

Namun belakangan ia mulai jarang mendapat tempat di Real Madrid, hal ini juga yang membuatnya gerah karena ia merasa masih membutuhkan waktu bermain reguler. Hal ini juga yang membuatnya menerima tawaran klub asal Portugal, Porto di bursa transfer musim panas ini.

5. Steven Gerrard (Liverpool 28 tahun, 1987 – 2015)

Merintis karier lewat akademi sepak bola pada tahun 1987, Gerrard bisa disebut merupakan produk yang paling Liverpool. Pasalnya ia tidak hanya jebolan akademi The Reds, tapi juga merupakan penduduk asli Merseyside, tepatnya dari kota Whiston.

Gerrard mengawali debutnya untuk tim senior Liverpool pada tahun 1998 dan baru mulai mendapatkan posisi utama pada tahun 2000 sebelum pada tahun 2003 ia menggantikan Sami Hyppia sebagai kapten. Sejak saat itu, Gerrard menjadi arwah permainan The Reds yang berhasil mengantar timnya meraih dua gelar FA Cup, tiga Piala Liga, satu gelar Liga Champions, satu gelar UEFA Cup dan dua gelar UEFA Super Cups.

Catatan minor dalam kariernya adalah Gerrard belum pernah mengantar Liverpool merasakan manisnya juara Premier League dan bahkan sempat menjadi biang keladi kegagalan timnya pada musim 2013/14 akibat insiden terpeleset saat laga menghadapi Chelsea. Bersama Liverpool ia telah tampil sebanyak 504 kali dan telah mencetak 120 gol bagi The Reds sebelum di akhir musim ini ia bergabung dengan klub MLS, LA Galaxy.

agen bola