Don't Miss
Agen Bola

Argentina Seharusnya Bangga Karena Cile Menang di Copa Amerika

Bolaviking.com – Cile boleh saja berhasil menjuarai Copa America 2015. Meski hanya sebagai runner-up, Argentina pantas merasa bangga.

Cile menjadi juara Copa America 2015 setelah mengalahkan Argentina 1-4 dalam adu penalti setelah laga berakhir imbang selama 120 menit termasuk 2×15 menit babak tambahan.

Dua dari tiga penendang penalti Argentina gagal mencetak gol, sementara empat dari empat penendang Cile sukses melakukan tugasnya dengan sempurna. Ini adalah trofi internasional pertama yang diraih Cile.

Meski gagal juara, Argentina pantas merasa bangga, karena pelatih yang membawa Cile juara, Jorge Sampaoli, berasal dari Argentina. Bahkan, semua staf pelatihnya juga berasal dari Argentina.

Sampaoli dibantu asisten pelatih, Sebastian Becaccece, pelatih fisik Jorge Dessio, dan pelatih kiper Martin Tocalli. Ketiganya berkewarganegaraan Argentina. Itu sebabnya di balik kekecewaan, masyarakat Argentina tetap layak merasa bangga.

Tidak hanya itu, empat semifinal Copa America 2015 semuanya dilatih juru racik asal Argentina. Paraguay dilatih Ramon Diaz, Peru dibesut Ricardo Gareca, Argentina diarsiteki Gerardo Martino dan tentunya Cile dengan Sampaoli. Di luar semifinalis, ada dua pelatih Argentina lain yang tampil di Copa America 2015, yakni Jose Pekerman (Kolombia) dan Gustavo Quinteros (Ekuador).

“Saya tak memiliki kewarganegaraan Cile, tapi saya bangga bisa membawa Cile juara Copa America. Semua staf pelatih saya orang Argentina, tapi kami semua ingin Cile menjadi juara,” ujar Sampaoli, dikutip dari Dunyanews.

Berhasil membawa Cile juara, Sampaoli dikabarkan akan ditunjuk menjadi pelatih Argentina menggantikan Martino. Tapi, kabar itu langsung ditepisnya. Sampaoli ingin membawa La Roja lolos ke Piala Dunia 2018.

“Saat ini semua orang mulai berani bermimpi. Kami telah membuktikannya hari ini dan target kami selanjutnya adalah lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia,” imbuhnya.

Sampaoli menjadi pelatih Cile tahun 2012 lalu. Ia mampu membawa Arturo Vidal dan kawan-kawan lolos ke Piala Dunia 2014. Tapi, laju mereka dihentikan Brasil di babak 16 besar melalui adu penalti.