Don't Miss
Agen Bola

Chelsea dan Jose Mourinho Harus Tetap Bersatu

Majalah bola – Mantan penyerang Chelsea, Andriy Shevchenko berharap Jose Mourinho bisa diberikan waktu lebih lama lagi untuk bisa memperbaiki performa pasukannya yang menurun pada musim 2015/16.

Mourinho, yang mengantar Chelsea merengkuh double di musim lalu, menjalani periode terpuruknya sebagai manajer setelah The Blues terperosok di peringkat 15 Liga Primer Inggris dengan hanya mengoleksi 11 poin dari 11 laga. Selain itu, Mourinho juga berkelakuan buruk di luar lapangan seperti menghina mantan dokter tim The Blues, Eva Carneiro dan juga mendapat sanksi denda karena mengkritik wasit.

Akibatnya, kabar pemecatannya pun semakin marak terdengar. Kendati demikian, Shevchenko, yang pernah dilatih Mou dalam periode pertamanya di Stamford Bridge, menilai Mourinho dan Chelsea harus tetap bersatu untuk bersama-sama merumuskan solusi.

“Jose adalah manajer hebat. Setiap manajer yang pernah melatih saya punya strategi yang berbeda, namun yang terpenting adalah hasil dan dia adalah seorang pemenang. Dia sangat berpengalaman. Dia mengerti apa yang sedang terjadi di tim. Terkadang, butuh waktu lebih lama untuk bisa bangkit,” ujar Shevchenko, Selasa (3/11).

“Dalam sepuluh tahun terakhir, dia menjadi salah satu manajer tersukses di dunia. Sampai sekarang, dia masih seperti itu. Saya yakin, dia punya kualitas untuk menemukan jalan keluar dari momen sulit ini. Dia butuh kemenangan dalam beberapa laga ke depan. Saya percaya, Jose punya masa depan yang panjang di klub,” katanya.

Selain itu, Sheva juga menjelaskan dirinya tidak pernah terlibat masalah dengan Mourinho atau dengan pihak lain di Chelsea. Seperti diketahui, ketika berkarier di Stamford Bridge pada 2006 hingga 2009, Sheva gagal mereplikasi performa impresifnya di AC Milan karena disinyalir terlibat masalah personal.

“Hubungan saya dengan Mourinho selalu bagus. Ada banyak rumor, tetapi saya tidak pernah punya masalah dengan siapa pun. Satu-satunya masalah saya di Chelsea adalah cedera. Ketika itu, saya tidak berada dalam 100 persen. Namun itu adalah masa lalu dan kini saya bahagia,” imbuh eks striker legendaris Ukraina ini.