Agen Bola

Higuain Terbiasa Dengan Kritikan

Berita Bola – Prestasi sebagai penyerang yang sukses ditunjukan bersama klub di seri A Italia, bukan berarti bisa berhasil juga bersama tim nasional. Itulah yang dialami penyerang Juventus, Gonzalo Higuain.

Mantan penyerang Real Madrid dan Napoli itu menjadi salah satu bomber tersubur di Serie A, Italia. Musim lalu Higuain menjadi pencetak gol terbanyak Serie A dengan torehan 36 gol dari 35 penampilan.

Pria yang memecahkan rekor belanja Juventus itu pun kembali menunjukkan lagi tajinya sebagai bomber subur. Dari tujuh laga di Serie A, Higuain mencetak enam gol dari tujuh penampilan.

Di level timnas, pria berusia 28 tahun itu tenggelam oleh bayang-bayang Lionel Messi dan Sergio Aguero di lini depan timnas Albiceleste.

Kini, tanpa kehadiran Messi yang cedera, Pelatih Argentina Edgardo Bauza berpeluang mengangkat Higuain ditemani Aguero.

Higuain diplot ujung tombak, sementara Aguero sebagai penyerang bayangan. Atau juga rekannya di Juventus, Paulo Dybala.

Namun, berseragam Biru-Putih, Higuain dikritik karena ketidakmampuannya mencetak gol di tiga laga final kejuaraan mayor.

“Orang-orang mengkritik saya karena gagal mencetak gol dari posisi satu lawan satu, namun saya tidak pernah meragukan diri saya sendiri,” ujar Higuain kepada Tyc Sports seperti dikutip dari Four Four Two. “Kita harus tetap melangkah.”

Higuain sendiri memiliki torehan yang tak mengecewakan bersama timnas Argentina. Sejauh ini ia telah mencetak 30 gol dan 14 assists dari 63 penampilan. Torehan itu membuat dirinya sebagai pencetak gol terbanyak keenam timnas Argentina sepanjang sejarah.

“Ada yang lebih dari sekedar seorang pesepak bola, saya adalah manusia biasa, dan saya memiliki hak yang sama untuk hidup seperti lainnya. Terkadang kami menderita. Sepak bola adalah hidup saya, tetapi ada yang lebih penting dalam hidup.”

Dia pun merasa tak perlu menutup kritik dari orang lain. Masyarakat, kata dia, bebas untuk mengkritik seperti apapun kepada dirinya.

“Orang bebas untuk berbicara apa yang mereka inginkan, dan mengkritik, dan menghina saya jika itu membuat mereka bahagia,” kata pria yang memulai karier profesional bersama River Plate pada 2005 silam.

“Anda akan dinilai hebat jika mencetak gol, dan buruk jika tidak. Saya akan selalu yakin dengan diri saya sendiri, dan siapapun yang meragukan saya pun akan selalu mengkritik saya .”

Pada, Jumat (7/10) pagi WIB, Argentina akan menghadapi Peru. Setelah itu tim asuhan Bauza itu akan menghadapi Paraguay dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Latin.