Agen Bola

Piala Gubernur Kaltim Akan Diikuti 12 Klub

Majalah bola – Piala Gubernur Kalimantan Timur akan menjadi turnamen selanjutnya yang rencananya akan digelar untuk mengisi kekosongan kompetisi Indonesia Super League akibat konflik PSSI dan Kemenpora. Rencananya turnamen ini akan diikuti oleh 12 tim dan akan berlangsung sejak 6 hingga 28 Februari mendatang.

Turnamen yang dibuat untuk HUT Kaltim yang ke 59 ini nantinya 12 peserta akan dibagi menjadi tiga grup dimana empat venue akan disiapkan diantara lain Stadion Segiri, Stadion Aji Imbut, Stadion Palaran dan Stadion Persiba.

Bertempat di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, Rabu (6/1) malam, turnamen resmi dipublikasikan kepada awak media dan baru 11 tim yang memberikan konfirmasi akan ikut serta. Kesebelas tim tersebut diantaranya Arema Cronus, Persija Jakarta, Sriwijaya FC, Semen Padang, Persipura Jayapura, Bali United, Pusamania Borneo FC, Persiba Balikpapan, PS TNI, PON Kaltim dan Mitra Kukar. Sementara satu klub ISL lain yang juga diundang, Persib Bandung belum memberikan konfirmasi.

“Yang belum memberikan konfirmasi Persib Bandung. Kami beri waktu sampai satu minggu. Insya Allah dalam waktu dekat ada konfirmasi,” jelas Zuhdi Yahya selaku Ketua Organizing Committee kepada awak media.

Format pertandingan sendiri hampir menyerupai Piala Jenderal Sudirman. Dimana nantinya bila pertandingan berakhir imbang akan diakhiri babak penalti. Menang diwaktu normal mendapatkan poin tiga, sedangkan menang lewat adu penalti memperoleh poin dua. Begitu juga sebaliknya tim yang kalah diwaktu normal akan mendapatkan poin 0 sementara yang kalah lewat adu penalti mendapatkan poin 1.

Setiap klub juga akan mendapatkan match fee yang dimana im yang menang dalam waktu normal di babak penyisihan dan perempat final akan mendapat 125 juta, sementara yang kalah mendapat 75 juta. Tim yang menang melalui penalti mendapat 110 juta, sementara yang kalah 90 juta.

Selain itu Zudhi juga menjelaskan setiap klub akan mendapat akomodasi, transportasi lokal, bantuan transportasi sebesar 100 juta. Hadiah untuk pemenang sendiri sebesar 1,5 miliar Rupiah, peringkat kedua 1 miliar Rupiah, peringkat tiga 500 juta Rupiah, peringkat keempat 300 juta Rupiah.

Sedangkan untuk pemain terbaik mendapatkan 150 juta Rupiah, top skor 100 juta Rupiah, serta pemain muda terbaik 100 juta Rupiah.

Yang berbeda dengan PJS adalah, tidak diterapkan peraturan yang mengharuskan memainkan pemain U-21 sebagai starter. “Kami tidak ingin membatasi itu, karena kami tidak ingin itu hanya sekadar menjadi formalitas saja.,” ucap Yunus Nusi, wakil ketua OC.